Pasir Vulkanik sebagai Media Filtrasi dalam Pengolahan Air Bersih Sederhana untuk Menurunkan Kandungan Besi (Fe), Mangan (Mn) dan Kekeruhan Air Sumur Gali

Silviana Dwi Kurniawati, Herman Santjoko, Achmad Husein

Abstract


Air merupakan komponen utama baik dalam tanaman maupun hewan termasuk manusia, masyarakat di Kabupaten Bantul, khususnya Pedukuhan Bantul Krajan, Desa Bantul, Kecamatan Bantul, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta memanfaatkan sumur sebagai sumber utama persediaan air bersih. Masalah yang sering dihadapi oleh masyarakat yaitu tingginya kadar besi dan mangan di dalam air yang menyebabkan kualitas fisik air menurun, air menjadi keruh dan berbau amis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan kandungan Besi (Fe), Mangan (Mn) dan Kekeruhan pada air sumur gali dengan pengolahan air sederhana dan manfaat pasir vulkanik sebagai media filtrasi terhadap penurunan kandungan Besi (Fe), Mangan (Mn) dan Kekeruhan pada air sumur gali. Penelitian ini merupakan penelitian Experiment dengan desain penelitian Pre test - Post test with Control Group Design menggunakan 5 pengulangan. Sedangkan untuk menguji hipotesis data yang diperoleh diuji secara deskriptif yang kemudian diuji secara analitik menggunakan statistik uji T-test terikat dengan program SPSS 16.0 for Windows. Hasil penelitian dari pengolahan air sederhana menggunakan media pasir vulkanik mampu menurunkan kandungan Fe sebesar 1,34 mg/l, kandungan Mn sebesar 0,6 mg/l dan penurunan kekeruhan sebesar 11,51 NTU. Berdasarkan pengujian statistik dinyatakan bahwa ada penurunan yang bermakna antara pretest dan posttest kadar besi (Fe), mangan (Mn) dan kekeruhan yang ditunjukkan dengan nilai Sig. < 0,05. Dengan demikian diketahui bahwa untuk menghilangkan zat besi, mangan dan kekeruhan yang berbentuk senyawa organik dan koloid cukup dilakukan pengolahan air sederhana yaitu koagulasi dilanjutkan dengan proses filtrasi menggunakan media pasir vulkanik yang memiliki sifat porous, mudah diperoleh dan harganya relatif murah.

Keywords


air; besi; mangan; kekeruhan; pengolahan sederhana; pasir vulkani

Full Text:

PDF

References


Achmad, R. 2004. Kimia Lingkungan, Andi, Jakarta.

Chandra, B., 2006. Pengantar Kesehatan Lingkungan, EGC, Jakarta.

Asmadi, K., & Kasjono, H. S., 2011. Teknologi Pengolahan Air Minum. Gosyen Publishing, Yogyakarta.

Joko, T., 2010. Unit Air Baku dalam Sistem Penyediaan Air Minum, Gra-ha Ilmu, Yogyakarta.

Effendi, H., 2003. Telaah Kualitas Air bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan, Kanisius, Yogyakarta.

Mashadi, A., 2011. Tingkat Penurun-an Kadar Fe Air Sumur dengan Ae-rasi dan Filtrasi, Universitas Tidar, Magelang.

Purwono, Karbito, 2013. Pengolahan air sumur gali menggunakan sa-ringan pasir bertekanan (pressure sand filter) untuk menurunkan kadar besi (Fe) dan mangan (Mn), Jurnal Kesehatan Jurusan Kesehatan Ling-kungan Poltekkes Kemenkes Tan-jungkarang, IV, pp.305–315.

Santoso, S. B., 2009. Pengaruh Fil-trasi Sederhana dengan Media Pasir terhadap Kadar Fe Air Sumur Gali di Dusun Mrisen Panggungharjo Sewon Bantul, Poltekkes Kemenkes Yogya-karta.

Parulian, A., 2009. Monitoring dan Analisis Kadar Aluminium (Al) dan Besi (Fe) pada Pengolahan Air Mi-num PDAM Tirtanadi Sunggal, Pas-casarjana Universitas Sumatera Uta-ra (USU), Medan :

Rosidi, M., 2015. Koagulasi-Flokulasi dalam Pengolahan Air Minum, (diakses pada tanggal 12 Juni 2017 dari : http://chem-envi.blogspot.co.id-/2015/06/koagulasi-flokulasi-dalam-pengolahan.html).

Sutrisno, C. T., 2010. Teknologi Pe-nyediaan Air Bersih, Rineka Cipta, Jakarta.

Fatmawati, F., 2009. Pengaruh Vari-asi Waktu Kontak dalam Proses Fil-trasi Menggunakan Media Pasir dan Batu Marmer terhadap Kadar Kesa-dahan dan Kekeruhan Air Sumur Ga-li di Sentolo Kulon Progo Yogyakarta. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.29238/sanitasi.v9i1.71

Article Metrics

Abstract view : 305 times
PDF - 417 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan indexed by:
 

 

 

 

View My Stats
 Creative Commons License
Sanitasi: Jurnal Kesehehatan Lingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.