Lama Bertani dan Hubungannya dengan Cholinesterase Darah Petani Hortikultura di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo

Destanul Aulia, Sri Fajar Ayu, Fazidah Aguslina Siregar

Abstract


Desa Gajah adalah daerah pemasok hortikultura yang dihuni oleh banyak petani yang meng-gunakan pestisida. Penggunaan pestisida oleh petani penting untuk dikaji karena risiko kesehat-an akibat akumulasi pestisida yang terabsrobsi oleh tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk meng-kaji hubungan antara lama waktu bertani dengan kadar cholinesterase yang ada dalam darah petani hortikultura di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, pada tahun 2017. Metoda yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Spearman’s rho. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 75 petani yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan pada tingkat sedang antara lama bertani dengan kadar cholinesterase darah. Adapun sifat hu-bungan antara kedua variabel tersebut adalah negatif. Pemeriksaan cholinesterase diharapkan dapat dilaksanakan secara berkala oleh puskesmas agar petani dapat memantau keadaan ra-cun dalam tubuhnya dan dapat mengantisipasi kejadian keracunan yang lebih tinggi.


Keywords


kadar cholinesterase; lama bertani; pestisida

Full Text:

PDF

References


Yusnani, dkk. 2013. Identifikasi Resi-du Pestisida Golongan Organofosfat pada Sayuran Kentang di Swalayan Lottemart dan Pasar Terong Kota Makasssar Tahun 2013.

Raini, M., 2007. Toksikologi pestisi-da dan penanganan akibat keracun-an pestisida, Kajian Media Litbang Kesehatan, 12 (3), p-ISSN: 2338-3445.

Girsang, W., 2009. Dampak Negatif Penggunaan Pestisida, Fakultas Per-tanian Universitas Simalungun, Si-malungun.

Zuraida, 2011. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Aktivitas Cho-linesterase Darah Petugas Penyem-prot Pestisida Jenis Malathion di Ko-ta Medan, Skripsi, Universitas Indo-nesia, Jakarta.

Kurniasih, S. A., dkk. 2013. Faktor-faktor yang terkait paparan pestisida dan hubungannya dengan kejadian anemia pada petani hortikultura di Desa Gombong Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang Jawa Tengah, Jurnal Kesehatan Lingkungan Indo-nesia, 12 (2), Oktober 2013, e-ISSN 2502-7085.

Rahmawati, Y. D. dan Martiana, T., 2014. Pengaruh faktor karakteristik petani dan metode penyemprotan terhadap kadar cholinesterase, The Indonesian Journal of Safety, Health and Environment, 1 (1), Januari-April 2014.

Rustia, H. N., dkk. 2010. Lama paja-nan organofosfat terhadap penurun-an aktivitas enzim cholinesterase da-lam darah petani sayuran, Makara Journal of Health Research, 14 (2), Desember 2010, e-ISSN 2356-3656.

Colovic, dkk., 2013. Acetylcholines-terase inhibitors: pharmacology and toxicology, Journal NCBI, 11 (3), Mei 2013, doi:10.2174/1570159X113110-30006.

Purba, I. G., 2009. Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kadar Cholinesterase pada Perem-puan Usia Subur di Daerah Pertani-an, Tesis, Universitas Diponegoro, Semarang.

Achmadi, U. F., 2005. Manajemen Kesehatan Berbasis Wilayah, Kom-pas, Jakarta.

Chahaya, I. dan Naria. E., 2007. Fak-tor-faktor yang berhubungan dengan aktivitas cholinesterase darah petu-gas penyemprot pestisida jenis mala-thion di Kota Medan, Info Kesehatan Masyarakat, 11 (1), Juni 2007.

Ipmawati, P. A., dkk., 2016. Analisis Faktor-faktor risiko yang mempenga-ruhi tingkat keracunan pestisida pada petani di Desa Jati, Kecamatan Sa-wangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jurnal Kesehatan Masyara-kat, 4 (1), Januari 2016, ISSN: 2356-3346




DOI: http://dx.doi.org/10.29238/sanitasi.v9i2.55

Article Metrics

Abstract view : 98 times
PDF - 25 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan indexed by:
 

 

 

 

View My Stats
 Creative Commons License
Sanitasi: Jurnal Kesehehatan Lingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.