PEMANFAATAN SAMPAH BUAH, AIR CUCIAN BERAS DAN KOTORAN AYAM SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR

Sefti Purnawati, Tuntas Bagyono, Mohamad Mirza Fauzie

Abstract


Sampah dari berbagai sumber berpotensi mencemari lingkungan, baik tanah, udara maupun air. Pasar buah dan sayur Giwangan menghasilkan sampah sebanyak 1-3 truk setiap hari. Kandu-ngan Nitrogen, Phosphor dan Kalium (NPK) limbah sayur dan buah dari pasar tersebut, masing-masing secara berturut-turut adalah 331 ppm, 838,1 ppm, dan 268,1 ppm. Air cucian beras merupakan sumber primer bahan organik bagi jaringan tanaman. Pupuk kotoran ayam memiliki sumber K terbesar dibandingkan dengan pupuk kandang yang lain, yaitu sebesar 1,50 %. Tuju-an penelitian adalah mengetahui perbedaan kualitas pupuk organik cair dari campuran sampah buah, air cucian beras dan kotoran ayam dengan menggunakan lima variasi komposisi, dengan melakukan eksperimen berdesain post-test with control group. Analisis data menggunakan uji statistik anova satu jalan dan uji LSD pada derajat kepercayaan 95 %. Pengamatan kondisi fisik pupuk organik cair meliputi parameter bau dan warna. Secara deskriptif, hasil penelitian menun-jukkan bahwa kandungan N tertinggi ditemui pada Kontrol, kandungan P tertinggi pada pupuk organik cair B dan kandungan K tertinggi juga pada Kontrol. Hasil uji statistik menyimpulkan kan-dungan N dan P pupuk organik cair yang dihasilkan dari tiap komposisi bahan berbeda secara bermakna (nilai p masing-masing: 0,007 dan <0,001); sementara untuk kandungan K, tidak ber-beda (nilai p = 0,112). Kandungan NPK yang diperoleh belum memenuhi baku mutu standar pupuk organik cair. Namun demikian, dari semua komposisi yang digunakan, pupuk organik cair yang terbaik adalah Kontrol karena memiliki kandungan N dan K yang tertinggi

Keywords


sampah buah; air cucian beras; kotoran ayam; pupuk organik cair;kandungan NPK

Full Text:

PDF

References


Alex, S., 2011. Sukses Mengolah Sampah Organik Menjadi Pupuk Or-ganik, Pustaka Baru Press, Yogya-karta.

Midaningsih, D., 2013. Pemanfaatan Sampah Sayur, Buah dan Air Cucian Beras sebagai Pupuk Cair Organik untuk Pertumbuhan Tanaman Ba-yam Cabut (Amaranthus tricolor L). Karya Tulis Ilmiah Program Pendidik-an D-III Kesehatan Lingkungan, JKL Poltekkes Kemenkes, Yogyakarta.

Syaiful, 2009. Pengaruh Penambah-an Air Cucian Beras sebagai Biostar-ter terhadap Lama Waktu Pengom-posan Sampah Organik, Karya Tulis Ilmiah Program Pendidikan D-III Ke-sehatan Lingkungan, JKL Poltekkes Kemenkes, Yogyakarta.

Setiawan, 2014. Manfaat Kotoran Ayam sebagai Pupuk Organik (http:// nangimam.blogspot.com/2014/02/manfaat-kotoran-ayam-sebagai-pupuk. html, diunduh 18 Februari 2015).

Notoatmodjo, S., 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan, P.T. Rineka Cipta, Jakarta.

Bagyono, T., 2013. Kunci Praktis un-tuk Metodologi Penelitian Kesehatan Promotif-Preventif, Ombak, Yogya-karta.

Standar Nasional Indonesia, 2004. Spesifikasi Kompos dari Sampah Or-ganik Domestik, SNI 19-7030-2004, Badan Standar Nasional, Jakarta.

Santi, S. S., 2008. Kajian pemanfaat-an limbah nilam untuk pupuk cair or-ganik dengan proses fermentasi Jur-nal Teknik Kimia, 2 (2).

Surtinah, 2013. Pengujian Kandung-an Unsur Hara dalam Kompos yang Berasal dari Serasah Tanaman Ja-gung Manis (Zea mays saccharata), Jurnal Ilmiah Pertanian , 11 (1).

Kiswanto, H., dan Mulyaningrum, E. R., 2014. Kandungan Nitrogen Total, Kalium dan Warna Pupuk Cair Hasil Pengomposan Ikan Rucah dengan Starter Terasi Udang dalam Berbagai Dosis, Prosiding Mathematics and Sciences Forum 2014. ISBN 978-602-0960-00-5

Sutejo, dan Mulyani, M., 2010. Pu-puk dan Pemupukan, PT Rineka Cipta, Jakarta.

Wulandari, C. G. M, Muhartini, S., dan Trisnowati, S., 2011. Pengaruh Air Cucian Beras Merah dan Beras Putih terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Selada (Lactuca Sativa L.), Jurnal Budidaya Pertanian, 1 (2).

Faridah, A., 2014. Studi perbanding-an pengaruh penambahan activator agrisimba dengan mol bonggol pi-sang terhadap kandungan unsur hara makro (CNPK) kompos dari blo-tong (sugarcane filter cake) dengan variasi penambahan kulit kopi, Jurnal Teknik Lingkungan, 3 (1): hal 1-9.

Suparman, 2007. Model-Model Ber-kebun Sayuran, Ganeca Exact, Ja-karta.

Hadisuwito, S., 2007. Membuat Pu-puk Kompos Cair, PT Agromedia Pustaka, Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.29238/sanitasi.v7i4.52

Article Metrics

Abstract view : 512 times
PDF - 604 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan indexed by:
 

 

 

 

View My Stats
 Creative Commons License
Sanitasi: Jurnal Kesehehatan Lingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.