PEMANFAATAN COCONUT DUST DALAM KOTAK KAYU SENGON SEBAGAI PEREDAM KEBISINGAN MESIN DIESEL PENGGILINGAN PADI DI USAHA DAGANG (UD) SUMBER BAROKAH

Octavia Sakti Wulandari, Sri Muryani, Yamtana Yamtana

Abstract


Intensitas kebisingan di penggilingan padi UD Sumber Barokah di Ceper, Klaten, terukur sebe-sar 90,92dB (A). Menurut Permenakertrans No: Per.13/Men/X/2011 Nilai Ambang Batas (NAB) kebisingan di tempat kerja adalah 85 dB(A) dalam waktu pajanan 8 jam per hari. Intensitas kebisingan di lingkungan kerja yang melebihi baku mutu dapat berdampak buruk bagi kesehatan tenaga kerja. Tujuan penelitian ini adalah memanfaatkan coconut dust dalam kotak kayu sengon sebagai peredam kebisingan pada mesin diesel penggilingan padi. Jenis penelitian yang di-lakukan adalah eksperimen dengan rancangan  one group pre-test post-test. Obyek penelitian adalah dua mesin diesel yang digunakan di UD Sumber Barokah. Pengukuran kebisingan meng-gunakan sound level meter pada empat titik berjarak 1-3 m dari mesin, dimana pada tiap titik dilakukan ulangan pengukuran sebanyak tiga kali. Rerata intensitas kebisingan sebelum dipa-sang peredam adalah 94,86 dB (A), dan setelah dipasang peredam turun menjadi 83,94 dB (A) atau berkurang 11,70 dB (A) atau 12,40 %. Hasil analisis dengan menggunakan uji t-test terikat pada derajat kepercayaan 95 %, diperoleh nilai p < 0,001 yang berarti bahwa penurunan yang terjadi tersebut bermakna secara statistik sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan coconut dust dalam kotak kayu sengon bermanfaat sebagai peredam kebisingan pada mesin di-esel penggilingan padi. 


Keywords


peredam kebisingan, coconut dust; kayu sengon; penggilingan padi

Full Text:

PDF

References


Putra, Y. M., 2014. BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Beren-cana Nasional) (http://www.republi-ka.co.id, diunduh 18 Februari 2015)

Soeripto, M., 2008. Higiene Industri, Balai Penerbit FKUI, Jakarta.

Soedirman, 2011. Higiene Perusa-haan, Justisia Teknika, Magelang.

Nurmalita, 2010. Pengaruh Orientasi Serat Sabut Kelapa dengan Resin Polyester terhadap Karakteristik Pa-pan Lembaran, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Uni-versitas Sumatera Utara, Medan (http://www.repository.ac.id, diunduh 18 Februari 2015).

Sipayung, B. J., 2012. Pengaruh Campuran Serat Sabut Kelapa dan Gipsum sebagai Material Penyerap Suara, Universitas Negeri Medan (http://www.digilib.unimed.ac.id, di-unduh 14 Februari 2015).

Syafiisab, A. A., 2010. Pengaruh Komposit Core Berbasis Limbah Kertas dengan Pencampur Sekam Padi dan Serabut Kelapa terhadap Kekuatan Bending Panel,: Fakultas Teknik Industri Universitas Sebelas Maret Surakarta (http://eprints.uns. ac.id/id /eprint/2943, diunduh 13 Fe-bruari 2015i).

Wijanarto, B., 2014. Mengenal Sifat dan Komponen Kimia Kayu (http:// www.vedcmalang.com, diunduh 12 Februari 2015i).

Notoatmodjo, S., 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan, P. T. Rineka Cipta, Jakarta.

Suma’mur, P. K.,. 2009. Higiene Pe-rusahaan dan Kesehatan Kerja (Hi-perkes), CV.Sagung Seto, Jakarta.

Smith, A. P & Jones, D. M. 1992. Noise and Performance, Handbook of Human Performance, Vol 1: the Physical Environment, Academic Press, London.

Purwatiningsih, I., 2009. Pengaruh Penggunaan Kotak Kayu Berisi Sa-but Kelapa sebagai Peredam ter-hadap Intensitas Kebisingan Mesin Diesel Penggiling Padi, Karya Tulis Ilmiah tidak diterbitkan, Jurusan Ke-sehatan Lingkungan Poltekkes Ke-menkes, Yogyakarta.

Peraturan Menakertrans Nomor: 13 tahun 2011 tentang Nilai Ambang Batas (NAB) Faktor Fisika dan Fak-tor Kimia di Tempat Kerja, 2011. (http://betterwork.org, diunduh 27 Januari 2015).

Pangalila, K., Sudjarwo, A. W., dan Buntoro, J,. 2013. Dinding peredam suara berbahan damen dan sabut kelapa, Jurnal Dimensi Pratama Te-knik Sipil, 2 (1) (http://student-jour-nal.petra.ac.id, diunduh 5 Februari 2015).




DOI: http://dx.doi.org/10.29238/sanitasi.v7i4.50

Article Metrics

Abstract view : 101 times
PDF - 62 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan indexed by:
 

 

 

 

View My Stats
 Creative Commons License
Sanitasi: Jurnal Kesehehatan Lingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.