Efektifitas Jumlah Pasangan Elektroda Aluminium pada Proses Elektrokoagulasi terhadap Penurunan Kadar Fosfat Limbah Cair Laundry

Puji Lestari, Choirul Amri, Sigid Sudaryanto

Abstract


Usaha laundry menggunakan deterjen sebagai pembersih pakaian. Karena salah satu bahan kimia pembentuk deterjen adalah senyawa fosfat maka limbah cair laundry mengandung fosfat. Usaha laundry pada umumnya belum memiliki sarana pengolahan limbah, sehingga limbah cair yang dihasilkan dialirkan langsung menuju selokan atau sungai terdekat. Kadar fosfat yang tinggi dan terakumulasi pada perairan dapat menyebabkan terjadinya eutrofikasi, sehingga mengganggu ekosistem perairan dan menyebabkan pendangkalan sungai. Salah satu metoda untuk menurunkan kadar fosfat limbah cair adalah elektrokoagulasi, dengan plat aluminium sebagai elektroda. Jenis penelitian yang dilakukan adalah true experimen yang bertujuan me-ngetahui penurunan kadar fosfat limbah cair laundry setelah mendapatkan perlakuan elek-trokoagulasi menggunakan 3 pasang, 4 pasang dan 5 pasang elektroda aluminium. Rancangan yang digunakan adalah pre-test post-test with control group, dengan lima kali ulangan dan observasi sebanyak dua kali yaitu sebelum dan setelah perlakuan pada kelompok kontrol dan kelompok perlakuan yang dipilih secara random atau acak. Penelitian dilakukan pada limbah cair dari usaha “Rumah Laundry” di Pajimatan, Rt. 05, Girirejo, Imogiri, Bantul. Uji statistik de-ngan t-test terikat menunjukkan bahwa proses elektrokoagulasi dapat menurunkan kadar fosfat limbah cair laundry dibandingkan dengan kontrol (r-value < 0,05). Dengan menggunakan 3, 4, dan 5 pasang elektroda aluminium, secara berturut-turut, kadar fosfat turun sebanyak 31,4 %, 33,7 % dan 27,3 %. Penurunan kadar fosfat yang efektif ada pada variasi 4 pasang elektroda alumunium, dengan tegangan 12 volt dan kuat arus 500 mA. Namun demikian, hasil uji One Way Anava menunjukkan bahwa penurunan kadar fosfat di antara penggunaan 3 variasi pa-sangan elektroda aluminium tersebut tidak berbedaa secara signifikan (p-value > 0,05).


Keywords


limbah cair laundry; elektrokoagulasi; elektroda alumunium; kadar fosfat

Full Text:

PDF

References


Wardhana, W. A., 1995. Dampak Pencemaran Lingkungan, 1st ed., Andi Offset, Yogyakarta.

Wijaya, D. A., Bagyono, T. & Suwerda, B., 2013. Efektifitas pengolahan limbah cair dengan model triple seri elektrolisis dalam menurunkan kadar fosfat di IPAL RS Grhasia Yogyakarta, Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 5(2), pp.51–100.

Sarudji, D., 2010. Kesehatan Lingku-ngan I., CV. Karya Putra Darwati Bandung.

Astuti, S. W. & Sinaga, M. S., 2015. Pengolahan limbah laundry menggunakan metode biosand filter untuk mendegradasi fosfat, Jurnal Teknik Kimia USU, 4(2).

Hutomo, S. W. S., 2015. Keefektifan Dosis Poly Alumunium Chloride (PAC) dalam Menurunkan Kadar Fosfat pada Air Limbah Laundry di Gatak Gede, Boyolali.

Iswanto, B., 2012. Pemanfaatan tek-nologi elektrokoagulasi untuk peng-olahan limbah domestik skala aplikasi komunal, Penelitian Masalah Lingkungan di Indonesia, 2.

Sugiyono, 2010. Metode Penelitian Administrasi, 18th ed., Bandung.

Kamulyan, B., 1997. Diktat Kuliah Teknik Penyehatan I., Laboratorium Teknik Penyehatan dan Lingkungan, Teknik Sipil dan Lingkungan, UGM Yogyakarta.

Clesceri, L. S., Greenberg, A. E. & Eaton, A. D., 1998. Standard Me-thods for the Examination of Water and Wastewater, 20th ed., American Public Health Association, USA.

Gameissa, M. W., Suprihatin & Indrasti, N. S., 2012. Pengolahan ter-sier limbah cair industri pangan de-ngan teknik elektrokoagulasi meng-gunakan elektroda stainless steel. E-Jurnal Agroindustri Indonesia, 1(1), pp.31–37.

Tonapa, Y., Ngatin, A. & Gozali, M., 2010. Kaji Analisis Pengaruh Jumlah Pasangan Elektroda dan Waktu Pro-ses Pengolahan Limbah Tekstil dengan Metode Elektrokoagulasi ter-hadap Penyisihan COD dan Penurunan Turbiditas, IRWSN - Peran Sains Terapan dalam Meningkatkan Kapasitas Inovasi Nasional Menuju Kemandirian Bangsa, (22), pp.1–8.

Kurniasih, R. F., Gunawan, R. & Panggabean, A. S., 2016. Aplikasi metode elektrokoagulasi terhadap penurunan kadar ion logam Fe dan Mn, kekeruhan serta warna pada pengolahan air gambut secara Batch. Jurnal Atomik, 1, pp.42–46.

Sutanto & Widjajanto, D., 2014. Perbandingan efisiensi bak proses dua sel dan tiga sel dalam menurunkan kandungan besi (Fe) dalam Air limbah secara elektrokoagulasi dengan katoda dari karbon bekas Baterai, PoliTeknologi, 14(2).

Hanum, F. et al., 2015. Aplikasi elektrokoagulasi dalam pengolahan limbah cair pabrik kelapa sawit, Jurnal Teknik Kimia USU, 4(4), pp.13–17.

Mukimin, A., 2006. Pengolahan Limbah Industri Berbasis Logam dengan Teknologi Elektrokoagulasi Flo-tasi.

Newman, J. S., 1984. Electrochemical System, 2nd ed., Prentice Hall International Inc, New Jersey.

Nur, A. & Jatnik, A., 2014. Aplikasi elektrokoagulasi pasangan elektroda aluminium pada proses daur ulang Grey Water Hotel, Prosiding SNSTL I, I (September).

Wahyulis, N. C., Ulfin, I. & Harmami, 2014. Optimasi Tegangan pada Proses Elektrokoagulasi Penurunan Kadar Kromium dari Filtrat Hasil Hidrolisis Limbah Padat Penyamakan Ku-lit, 3(2), pp.9–11.

Rachmawati, B., Surya P. Y. & Mohamad, M., 2014. Proses elektrokoagulasi pengolahan limbah laundry, Jurnal Ilimiah Teknik Lingkung-an, 6(1), pp.15–22.

Satriananda, 2011. Penyisihan besi (Fe) dalam air dengan proses elektrokoagulasi, Jurnal Rekasi (Journal of Science and Technology) Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Lhokseumawe, 7(15).

Prabowo, A., Basrori, G. H. & Pur-wanto, 2012. Pengolahan limbah cair yang mengandung minyak dengan proses elektrokoagulasi dengan elek-troda besi, Jurnal Teknologi Kimia dan Industri, 1(1), pp.352–355.

Wardhani, E., Dirgawati, M. & Val-yana, K. P., 2012. Penerapan meto-de elektrokoagulasi dalam pengolahan air limbah industri penyamakan kulit, Seminar Ilmiah Nasional, Pene-litian Masalah Lingkungan di Indonesia 8, Kampus Universitas Gadjah Mada, 12 Juli 2012.




DOI: http://dx.doi.org/10.29238/sanitasi.v9i1.36

Article Metrics

Abstract view : 160 times
PDF - 129 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan indexed by:
 

 

 

 

View My Stats
 Creative Commons License
Sanitasi: Jurnal Kesehehatan Lingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.