MINYAK KENANGA (Canangium odoratum Baill) SEBAGAI REPELLENT LALAT RUMAH (Musca domestica)

Wijayanti Ratna Sari, Muryoto Muryoto, Abdul Hadi Kadarusno

Abstract


Lalat merupakan vektor beberapa penyakit seperti disentri, kholera, typhoid, diare, dan kecaci-ngan. Berbagai teknik pengendalian lalat dapat dilakukan, salah satunya dengan cara kimia menggunakan repellent. Minyak kenanga (Canangium odoratum Baill) mempunyai kemampuan sebagai repellent lalat karena mengandung linalool, eugenol dan geraniol yang merupakan senyawa fenol penolak serangga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengguna-an variasi konsentrasi minyak kenanga terhadap lalat rumah (Musca domestica) dengan me-ngukur daya dan durasi dari repellent yang diperoleh. Penelitian bersifat experiment dengan memakai post-test only with control group design. Obyek penelitian, yaitu lalat rumah yang ber-jumlah 625 ekor, digunakan untuk lima kelompok penelitian yang terdiri dari tiga kelompok per-lakuan dan dua kelompok kontrol dengan pengulangan sebanyak lima kali. Hasil uji dengan one way anova pada α 0,05, memperlihatkan bahwa daya repellent yang dimiliki oleh konsen-trasi minyak kenanga 20 %, 30 %, dan 40 %, serta kontrol positif (kamfer) dan kontrol negatif (minyak jarak) berbeda secara bermakna, sehingga dapat disimpulkan bahwa konsentrasi mi-nyak kenanga berpengaruh terhadap daya repellent. Namun, tehadap durasi, pengaruhnya ti-daklah signifikan. Penelitian menyimpulkan bahwa konsentrasi 40 % (40 ml minyak kenanga dalam 60 ml minyak jarak) adalah  yang paling efektif untuk mengusir lalat rumah, dengan daya repellent sebesar 34,4 % dan durasi 8,4 jam.


Full Text:

FULL TEXT PDF

References


Kemenkes R.I., 2015. Profil Kesehat-an Indonesia 2014, Kemenkes R.I., Jakarta (diunduh 25 Januari 2016 dari http://www.depkes.go.id/ resour-ces/down-load/pusdatin/profil-kese-hatan-indonesia/profil-kesehatan-in-donesia-2014.pdf).

Sucipto, C. D., 2011. Vektor Penyakit Tropis, Gosyen Publishing, Jakarta.

Winarno, F. G. 2006. Hama Gudang dan Teknik Pemberantasannya, M-Brio Press, Bogor.

Suyono dan Budiman, 2011. Ilmu Kesehatan Masyarakat dalam Kon-teks Kesehatan Lingkungan, EGC, Jakarta.

Kardinan, A., 2007. Daya tolak eks-trak tanaman Rosemary (Rosmari-nus officinalis) terhadap lalat Musca domestica, Bul. Littro, 18 (2): hal. 170-176 (diakses 25 Januari 2016 dari http://balittro.litbang.deptan.go. Id/ind/images/publikasi/bul.vol.18.no2/6-Rosemary-Agus20Kardinan.pdf).

Armando, R., 2009. Memproduksi 15 Minyak Atsiri Berkualitas, Penebar Swadaya, Depok.

Masenchipz, 2008. Khasiat Bunga Kenanga (diakses 3 Februari 2016 dari http://www.litbang.Deptan. go.id/ tahukah-anda/?p=11).

Hanita, P., 2009. Pengaruh Variasi Minyak Kenanga (Canangium oroda-tum Baill) dalam Lotion terhadap Da-ya Tolak Nyamuk Aedes Aegypti, Karya Tulis Ilmiah tidak diterbitkan, Jurusan Kesehatan Lingkungan, Po-liteknik Kesehatan Yogyakarta.

Kumar, P., Mishra, S., Malik, A, dan Satya, S., 2011. Repellent, larvacidal and pupicidal properties of essential oil and their formulations against the housefly, Musca domestica, Medical and Veterinary Entomology, 25: hal. 302-310 (diakses 1 Februari 2016 dari http://online library. wiley.com/ doi/10.1111/j.136 5-2915.2011.009-45.x/full).

Yuliani, S., Usmiati, S., dan Nurdjan-nah, N., 2005. Efektivitas lilin peno-lak lalat (repelen) dengan bahan aktif limbah penyulingan minyak Nilam, Jurnal Pascapanen, 2 (1): hal. 1-10, : Balai Besar Penelitian dan Pengem-bangan Pascapanen Pertanian, Ja-karta (diunduh 25 Januari 2016 dari http://pascapanen.litbang.depten.go.id/assets/media/publikasi/jurnal/j.Pascapanen 2005_1_1_.pdf).

Kardinan, A., 2003. Tanaman Peng-usir dan pembasmi Nyamuk, Agro-media Pustaka, Jakarta.

Kumalasari, E., Setyawati, T. R., dan Yanti, A. H., 2015. Daya tolak eks-trak metanol daun kesum (Polygo-num minus Huds.) terhadap lalat ru-mah (Musca domestica L.), Proto-biont, 4 (2): hal. 40-47 (diakses 20 Januari 2016 dari http://download. portalgaruda.Org/article.php?article=338663).

Purnomo, H., 2010. Pengantar Peng-endalian Hayati, CV Andi Offset Yog-yakarta.

Depkes R. I., 1992. Petunjuk Teknis Pemberantasan Lalat, Ditjen PPM dan PLP, Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.29238/sanitasi.v8i2.2

Article Metrics

Abstract view : 534 times
FULL TEXT PDF - 667 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan indexed by:
 

 

 

 

View My Stats
 Creative Commons License
Sanitasi: Jurnal Kesehehatan Lingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.