VARIASI WAKTU ELEKTROLISIS MENGGUNAKAN ELEKTRODA ALUMUNIUM UNTUK MENURUNKAN COD LIMBAH “BATIK AYU” DI PIJENAN, WIJIREJO, PANDAK, BANTUL

Mia Nandha Sari, Tuntas Bagyono, Choirul Amri

Abstract


Perkembangan industri batik memberikan dampak positif dan juga negatif bagi kehidupan ma-syarakat. Salah satu dampak negatifnya adalah dihasilkannya limbah yang berpotensi menim-bulkan pencemaran lingkungan. Dari hasil survei pendahuluan, diketahui pemeriksaan COD limbah industri “Batik Ayu” di Pijenan, Wijirejo, Pandak, Bantul, pada outlet adalah sebesar 570 mg/L yang berarti masih melebihi baku mutu yang ditetapkan dalam Peraturan Gubernur DIY No. 7 tahun 2010. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh waktu elektrolisis menggu-nakan elektroda alumunium terhadap penurunan COD limbah di atas. Jenis penelitian yang di-lakukan adalah eksperimen dengan desain pre-test post-test with control group. Sampel lim-bah cair diperoleh dengan metoda sampling gabungan waktu dengan teknik pengambilan  quo-ta sampling. Ada tiga waktu kontak yang digunakan, yaitu: 1 jam, 2 jam, dan 3 jam, yang diukur dalam 10 kali ulangan. Hasil analisis data menggunakan uji one way anova dari SPSS for Win-dows pada taraf signifikan 0,05; menunjukkan bahwa kelompok perlakuan dan kontrol tidak memberikan perbedaan penurunan kadar COD yang signifikan. Namun demikian, jika diban-dingkan antara masing-masing waktu kontak dengan kontrol, ditemukan adanya perbedaan.


Full Text:

PDF

References


Kementerian Perdagangan, 2015. Kemendag Perketat Impor Tekstil Motif Batik, (Online), (http://www.ke-mendag.go.id, diakses 22 Desember 2015).

Muljadi. 2009. Efisiensi instalasi pe-ngolahan limbah cair industri batik cetak dengan metode fisika kimia dan biologi terhadap penurunan pa-rameter pencemar (BOD, COD dan logam berat Krom). Ekuilibrium, 8 (1): hal.7-16

Pemerintah Daerah Provinsi D.I.Y, 2010. Surat Keputusan Gubernur Ke-pala Daerah Istimewa Yogyakarta No. 7 Tahun 2010 tentang Baku Mu-tu Limbah Cair bagi Kegiatan Pela-yanan Kesehatan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta,

Bantulbiz, 2010. Desa Wijirejo Sentra Kerajinan Batik. (Online), (http://ban-tulbiz.com, 22 diakses Desember 2015).

Sunardiyanto, E., 2012. Dampak Limbah Batik dan Cara Pengolahan Limbah Batik, (Online), (http://ekosu-nardiyanto.blogspot.com, diakses 22 Desember 2015).

Wardhana, A. W., 2004. Dampak Pencemaran Lingkungan. Andi, Yog-yakarta.

Riyanto, 2014. Limbah Bahan Ber-bahaya dan Beracun, Deepublish, Yogyakarta.

Matis, 1980. Treatment of industrial liquid waste by electro-floatation, Water Pollution Control, 19: hal.136-142

Inayati, P. E., 2014. Pengaruh variasi Jarak Elektroda Alumunium Metode Elektrokoagulasi dan Sedimentasi terhadap Penurunan Kaadar COD dan Warna Limbah Batik “X” Sleman Yogyakarta, Skripsi tidak diterbitkan, Poltekkes Kemenkes, Yogyakarta.

Sugiharto, 2014. Dasar-dasar Peng-olahan Air Limbah, UI-Press, Jakarta

Sudarmo, U., 2006. Kimia SMA/MA untuk Kelas XII, Phiβeta, Jakarta.

Asmadi, 2011. Teknologi Pengolah-an Air Minum, Gosyen Publishing Yogyakarta.

Masita, 2006. Studi penurunan kon-sentrasi chromium dan tembaga da-lam pengolahan limbah cair elektro-planting artifical dengan metode elektrokoagulasi, Jurnal Sains MIPA. 13 (1).

Suyata, I. dan Rastuti, U., Penerapan metode elektrokimia untuk penurun-an Chemical Oxygen Demand (COD) dan Total Suspended Solid (TSS) limbah cair industri tahu, Molekul, 10 (1): hal. 74-81.

Darmawan, A., 2006. Koagulasi pe-warna indigo karmina dengan meto-da elektrolisis menggunakan anoda seng, JSKA, 9 (1).




DOI: http://dx.doi.org/10.29238/sanitasi.v8i1.15

Article Metrics

Abstract view : 286 times
PDF - 204 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan indexed by:
 

 

 
  

 

View My Stats
 Creative Commons License
Sanitasi: Jurnal Kesehehatan Lingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.